Latest Post

2014 About Film About Iguana Accessories Hamster Afghan Hound agama akhlak akita inu Aksesoris Anjing Aksesoris Kucing Alamat Alasan alaskan malamut american bully American Cocker Spaniel american pit bull terrier Anak Anak Hamster android Aneka Jual Cupang Aneka Varian Hamster animal Anime anjing anjing kawin aquaspace Arwana Arwana Golden Red Avatar Hamster Bagaimana Barang Murah basenji basset hound beagle Bedding belajar beo berita berita dunia Berita Pagi berita unik beruang Betta bichon frise Billboard Biografi bird birman Black Platinum blackberry Blog Terbaik Blogger Bluefawn border collie Botak Botol Hamster Bouquet Budaya dan Kesenian budidaya Buku Panduan Buku Panduan Hamster Buku Pertanyaan bulldog Bulu burmese Businesses cacing sutra Cake Cup Campbeli Flip Flop Campbell Campbell Albino Campbell Albino Satin Campbell Argente Campbell Argente Mottled Campbell Argente Mottled Satin Campbell Argente Platinum Campbell Argente Platinum Satin Campbell Argente Satin Campbell Black Campbell Black Mottled Campbell Black Panda Satin Campbell Black Platinum Campbell Black Platinum Satin Campbell Black Satin Campbell Blue Campbell Blue Mottled Campbell Blue Mottled Satin Campbell Blue Platinum Campbell Blue Platinum Satin Campbell Blue Satin Campbell BlueFawn Campbell Bluefawn Mottled Campbell Bluefawn Mottled Satin Campbell Bluefawn Platinum Campbell Bluefawn Platinum Satin Campbell Bluefawn Satin Campbell Delute Campbell Delute Satin Campbell Dove Campbell Dove Mottled Campbell Dove Mottled Satin Campbell Dove Platinum Campbell Dove Platinum Satin Campbell Dove Satin Campbell Flip Flop Campbell Lilac Campbell Lilac Mottled Campbell Lilac Mottled Satin Campbell Lilac Platinum Campbell Lilac Platinum Satin Campbell Lilac Satin Campbell Mosaic Campbell Mozaik Campbell Normal Campbell Normal Mottled Campbell Normal Mottled Satin Campbell Normal Platinum Campbell Normal Platinum Satin Campbell Normal Satin Campbell Opal Campbell Opal Mottled Campbell Opal Mottled Satin Campbell Opal Platinum Campbell Opal Platinum Satin Campbell Opal Satin Campbell Panda cara melatih anjing Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Cat Show Celepuk cerita Cerita Daerah Chow-chow cihuahua Ciri-ciri ciri-ciri mamalia Colubrid Computer Contact Person Cooking Corn Snake countdown countdown. film Cowok Culture Cup Cake Cupang Curhat dachshund Dagelan dalmatian desain Design diet Disney Ditinggal Dititipkan doberman Domain Murah Dove Download Lagu Terbaru Dudukan Botol Dudukan Botol Hamster ekonomi Ekonomi Islam Entrepreneur Facebook fakta faktor Fashion Film Financial Fish fisik anjing followers Freelance freshwaterfish Friends Gadget gajah Galeri Gallery Gallery Hamster Gallery Ikan Cupang Games Games 2014 Games December 2013 gantungan kunci gaza Gecko gejala gerbil german shepherd. herder Gex global Go Green golden retriever Goresan Pemikiran great dane Grosir Hamster Grosir Jambi Guinea Pig Guppy Guppy Fish habbit Hadiah Hamster Hamster Berantem Hamster Cage Hamster Campbell Hamster dan Anak Kecil Hamster Food Hamster Hamil Hamster Indonesia Hamster Info Hamster Jambi Hamster Jelly hamster lahiran Hamster Langka Hamster Lover HAMSTER LOVER JAMBI Hamster Mini Hamster Murah Hamster Pemula Hamster Rare Hamster Winter White Hamster Winter White Pearl Red Eyes Handphone harimau Harus Hastag Health Hewan Unik Hibah Hijab Hobby Dan Bisnis Ikan Ikan Cupang ikan hias Ilmiah Inclusion Body Disease Indonesia Induk Info Info Anime Info Burung Hantu Info Burung Indonesia info fish indonesia Info Gecko Info Guppy Info Hamster Lover Info Iguana Info Jambi Info Kura - Kura info mamalia indonesia Info Reptile info unik Informasi Teknologi Informatika Inspirasi Inspire Internet islam jack russel terrier Jambi Jamtos jamur jangkrik jenis Jenis Gecko Jika Job Job Online Jogging Ball Jogging Wheel Jual Jual Guppy Jual Hewan Peliharaan Jual Kucing Jual Mobil Jual Reptile Jual Rumah Jual Sugar Glider Jual-Beli kakak tua Kandang kandang anjing Kandang Burung Kandang Hamster Kandang Kelinci Kandang Kucing Kanibal karakteristik mamalia Kaskus katak kcerdasan dan tingkah laku anjing Keajaiban Dunia kecantikan Kelinci Keluar keluarga Kematian Hamster kenari Kesalahan kesehatan King Snake kintamani Kisah dan Cerita Lucu komputer Kota kroto Kuaci kucing Kucing Persia kuda Kue kura-kura labrador retriever lama hidup anjing Lampion Lampu Bulb Landak Mini lele Lhasa Apso Life Style Lilac LOL Lomba Berhadiah Lomba Template Blog Terbaik 2014 LoveBirds Lowongan Kerja macam-macam hewan mamalia macan Makan Makanan makanan anjing Makanan dan Kesehatan Makanan Hamster Makanan Racikan makanan yang dilarang untuk anjing maltese mamalia hewan yang menyusui Marketing marmut mata memelihara anjing Mengapa mengenal anjing Merak Mini Games Miniature Pinscher Miniature Schnauzer misteri Monopohon Snake monyet Motivasi Motivation Movies Murah Music My Family My Galery My Pets My Sweet Story Home Naruto Negeri New Item News Olahraga Opal orangutan organ otomotif out of topic Padang Pajak pakan ikan Palembang pancasila Panda papillon Pasir Zeolite pekingese Pembroke Welsh Corgi Pemelihara Pemula Penanganan pendidikan Pengembangan Diri pengetahuan Pengumuman Kuis Penyakit penyakit anjing Penyebab Kematian Hamster perawatan Perawatan Iguana percintaan Pergi Perlengkapan Hamster Personality Test Pertolongan Photograph Photoshop Piala piala dunia Piala Jambi Piala Murah Politik pomeranian poodle Pray For Indonesia Profil Usaha program Promo puasa pug Quiz and Games Quote ragam ragdoll Rainbow Cake ramalan ras anjing murni Recommended Article reproduksi mamalia Resep Kue Result Robocop Roborovski Roborovski Normal Roborovski Pied Mottled Roborovski White Face Roborovsky Roborovsky Normal Roborovsky White Face Rontok Rottweiler Rough Collie Rujukan runa rusa Sahabat Ilmu Jambi saint bernard Sakit saluki samoyed Sayembara Scottish Terrier Selamat Idul Fitri Seminar Seputar Hamster Serbuk Jati shar pei Shetland Sheepdog shiba inu shih tzu siam Siang siberian husky singa Skipsi smartphone Smartphone Gratis Snake somali Sovenir Sports Strain Hamster Sugar Glider Suka Sumatra Barat Sumatra Selatan Super Red Syrian Syrian Long Hair Syrian Short Hair Tahukah Kamu?? Tanda tarantula Tart Telopia Teman Tempat Nongkrong Termahal ternak Terrarium Terrier Tibet Tidur Tiket Pesawat tikus putih Tips and Tricks tips hidup sehat tips unik tonkinese toxoplasma Trick Trophy Tropi Tropy tubuh Tugas Sayembara II twitter Uang Langka ular Ular Boa Constrictor ulat hongkong Url Usia Hamster Siap Kawin Vitamin Hamster Wadah Makan West Highland White Terrier Winter White Winter White Blue Argente Winter White Golden Black Eyes Winter White Golden Red Eyes Winter White Pearl Black Winter White Pearl Red Eyes Winter White Pearl Yellow Line Winter White Shapire Winter White Tiger Winter White Violet Wisata world cup Yorkshire Terrier Zakat

Jenis-Jenis Ikan Guppy Termahal dan Terbaik

Ada 40 lebih varian ikan guppy silangan (hybrid) yang telah dikembangbiakan para peternak ikan hias di Indonesia di bawah ini adalah beberapa yang termahal dan terbaik :

Ikan guppy Green Red Dragon
ikan guppy termahal, harga ikan guppy, ikan guppy import, jenis ikan guppy, makanan ikan guppy, budidaya ikan guppy, jual ikan guppy, ikan hias guppy

Bisa di bilang ikan guppy ini adalah primadona semua ikan guppy di farm yang ada di Indonesia, harga jualnya pun cukup fantastis bayangkan 3 ekor ikan guppy red dragon ini bisa mencapai 1 juta rupiah. Gila kan ? ðŸ˜€ ikan sekecil ini bisa berharga jutaan rupiah.

Tetapi ikan ini agak sedikit aneh saat berenang karena seperti keberatan membawa ekornya yang lebar, selain dari warna dan corak tubuh, ikan guppy hias juga bisa dibedakan dari jenis bentuk sirip ekornya, kalau Ikan guppy red dragon ini punya bentuk sirip ekor yang melebar ke samping yang disebut juga ekor delta sama seperti yang dimiliki Ikan Guppy Blue Grass.

ikan guppy termahal, jenis ikan guppy, harga ikan guppy, ikan guppy import, budidaya ikan guppy, ikan guppy cara memelihara, ikan guppy makan anak, ikan guppy beranak
Blue grass guppy


Ikan Guppy German Platinum Crown Tail
Sepertinya tidak ada ikan guppy lain yang mempunyai ekor yang aneh dan unik seperti si Jerman ini. Bentuk ekorya memang mirip dengan mahkota atau sisir oleh sebab itu dinamakan crown tail.
ikan guppy termahal, harga ikan guppy, ikan guppy import, jenis ikan guppy, makanan ikan guppy, budidaya ikan guppy, jual ikan guppy, ikan hias guppy
Guppy German Platinum Crown Tail


Ikan Guppy Albino Full Red Swallow Ribbon
Bentuk ekornya memanjang terlihat seperti pita oleh karena itu dinamakan ribbon.
harga ikan guppy, ikan guppy import, jenis ikan guppy, makanan ikan guppy, budidaya ikan guppy, jual ikan guppy, ikan hias guppy, ikan guppy termahal
Full red swallow ribboon

Ikan Guppy Halfmoon
Ikan guppy cantik ini mempunyai ekor melebar membentuk setengah lingkaran karena itu dinamakan halfmoon.


sumber : klik


Kecantikan ikan Guppy emang gak ada habisnya, jenis-jenis ikan guppy memang banyak bahkan postingan tentang jenis ikan guppy sampe 3 part gini hehe, silahkan baca jenis ikan guppy part 1 dan part 2. ayoo simak beberapa jenis ikan guppy yang cantik-cantik.


Ikan Guppy Redlace Snakeskin adalah jenis ikan guppy yang mempunyai warna dengan corak seperti batik yang berwarna merah. Selain itu, jenis ikan ini juga mempunyai sirip dan ekor yang panjang. Hal ini menjadikan jenis guppy ini terlihat sangat cantik.

Ikan Guppy Redlace Snakeskin


Ikan guppy super red singapore merupakan jenis ikan guppy yang bersal dari Singapore. Jenis guppy ini mempunyai warna merah cerah di keseluruhan tubuhnya. Selain itu, jenis guppy ini mempunyai ekor dan sirip yang panjang. Untuk postur tubuhnya, jenis guppy ini mempunyai postur tubuh yang sama dengan jenis guppy lainnya.


Ikan Guppy Cobra

Ikan Guppy Full Black Thailand

Ikan Guppy Full Patinum

Ikan Guppy Mini Thailand

Ikan Guppy Red Cobra Halfmoon

Ikan Guppy Metal Yellow Lace Thailand

Ikan Guppy Platinum Blue

Ikan Guppy Red Mozaic

Ikan Guppy Red Blonde

Okee, kali ini bakal lanjut ke jenis ikan guppy pasrt 2. Gupi merupakan anggota suku Poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan baik dari ukuran dan bentuk tubuhnya, maupun dari warnanya (dimorfisme seksual). Panjang total tubuh ikan betina antara 4–6 cm, sedangkan jantannya lebih kecil, sekitar 2½–3½ cm. Ikan jantan memiliki warna-warni yang cemerlang dan amat bervariasi, terutama pada ikan hibrida. Ikan gupi liar warnanya lebih sederhana, meski jantannya tetap berwarna-warni dengan dua buah bintik hitam seperti mata di sisi badan: yang satu di bawah sirip punggung dan yang lainnya di atas sirip dubur[2]. Gupi liar betina bertubuh tambun dengan warna kuning kecoklatan dan susunan sisik yang membentuk pola seperti jala (reticulata = dengan pola jaring atau jala), dan perut gendut berwarna putih.


7.Mozaic
Gen mozaic memperlihatkan corak atau pola garis bergelombang pada sirip guppy. Karakteristiknya pola warna biru di pangkal ekor dan memanjang ke arah sirip ekor. Polanya selalu mempunyai susunan yang beraturan antara biru dengan kuning atau biru tua dengan merah. Untuk mempertahankan gen mozaic tidaklah mudah, dia harus disilangkan dengan gen lain agar dihasilkan gen mozaic yang bercorak cantik.

8.Grass
Grass merupakan perkembangan dari mozaic. Gen grass diperlihatkan dari corak sirip ekor dan sirip punggung guppy yang berupa noktah-noktah berupa titik atau pisau halus berwarna hitam atau biru gelap. Bentuk noktah grass ternyata memberikan perbedaan warna, grass bercorak pisau halus muncul pada red grass sementara corak noktah titik pada blue grass. Namun saat ini baik red grass maupun blue gress memiliki corak noktah titik halus. Pada awal kemunculan grass warna sirip punggungnya transparant sehingga sering disebut pula glass grass
9.Leopard
Leopard dicirikan dengan adanya noktah tebal yang tersebar acak pada siripnya berwarna biru gelap hingga hitam. Kemungkinan gen varietas ini merupakan perkembangan dari mozaic namun dapat dijumpai pula pada silangan jenis cobra dengan jenis guppy berwarna polos. Saat ini jenis ini tidaklah terlalu banyak karena kurang begitu disukai oleh para hobbies.

masih banyak loh jenis ikan guppy yang lainnya, pantengin terus ya sobat blogger

Ikan guppy atau Poecilia reticulata merupakan ikan yang mudah membiak. Habitat asli ikan guppy di danau-danau dan sungai berair tenang. Ikan ini bisa juga bertahan di air payau yang memiliki kadar garam tinggi. Ikan guppy berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an sebagai ikan akuarium. Kemudian lepas ke alam bebas dan berkembang biak dengan cepat. Ikan guppy bisa ditemukan di hampir seluruh perairan air tawar di Indonesia.
Ikan guppy digemari sebagai ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya. Terutama ikan yang berkelamin jantan, karena hanya yang jantan yang memiliki sirip indah. Sedangkan ikan betina warnanya cenderung kusam. Sama seperti halnya ikan cupang.

1.Cobra
Gen cobra ditandai dengan corak seperti kulit ular (snake skin) pada seluruh tubuh guppy jantan yang berwarna kombinasi hitam, putih atau kuning. Sangat banyak guppy yang bercorak cobra karena corak inilah yang sejak pertama kali sudah dapat diidentifikasi. Perubahan gen yang umum dijumpai pada jenis cobra adalah yang dikenal sebagai lace. Gen lace memiliki corak yang lebih halus dan komplek. Karena sangat mudah disilangkan, corak cobra ini dapat pula ditemui pada guppy betinanya.


2.Metalik
Penamaan ini merujuk kepada adanya warna biru atau abu-abu gelap metalik pada tubuh guppy jantan. Yang paling banyak dijumpai adalah jenis Metalik Cobra yang merupakan kombinasi gen metalik dan gen cobra. Jenis ini memiliki kepada dan dada berwarna metalik dan tubuh bagian belakang bercorak cobra.


3.Japan Blue
Jenis Japan Blue diperkirakan berasal dari populasi guppy liar di Jepang. Karakteristik jenis ini adalah adanya warna biru langit dipinggang guppy jantan, karena pengaruh gen lain warnanya dapat bervariasi dari ungu ke turquoise. Perkembangan terbaru dari jenis Japan Blue adalah Lazuli umumnya memiliki warna kepala dan pangkal ekor biru.

4.Pink White
Karakteristik jenis guppy ini adalah warna putih pink dipangkal ekor. Jenis ini baru saja diidentifikasi dengan sumber yang tidak diketahui asalnya. Warnanya bervariasi dari pink ke putih. Varian yang awal memiliki warna ekor dengan semburat merah, namun saat ini lebih banyka dijumpai dengan warna solid terang seperti biru dan putih.
6.Tuxedo
Gen tuxedo memberikan warna gelap ditubuh bagian belakang (pinggang) seperti warna hitam dan biru, namun tingkat coverage nya berbeda-beda. Umumnya menutupi separuh badan bagian belakang guppy. Gen tuxedo selain memberikan pengaruh pewarnaan, juga memberikan pengaruh pada ukuran sirip. Tuxedo cenderung memiliki sirip yang lebih besar.

Ikan guppy atau Poecilia reticulata merupakan ikan yang mudah membiak. Habitat asli ikan guppy di danau-danau dan sungai berair tenang. Ikan ini bisa juga bertahan di air payau yang memiliki kadar garam tinggi. Ikan guppy berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an sebagai ikan akuarium. Kemudian lepas ke alam bebas dan berkembang biak dengan cepat. Ikan guppy bisa ditemukan di hampir seluruh perairan air tawar di Indonesia. Ikan guppy digemari sebagai ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya. Terutama ikan yang berkelamin jantan, karena hanya yang jantan yang memiliki sirip indah. Sedangkan ikan betina warnanya cenderung kusam. Sama seperti halnya ikan cupang.
Ada juga sumber yang mengatakan bahwa Guppy berasal dari Trinidad, Barbados, Guyana, Brasil, dan Asia Tenggara. Ikan yang bersifat omnivora ini menghendaki suhu optimal untuk pemeliharaan sekitar 25-28° C dengan pH sekitar 7,0 dan kekerasan 20° dH. Di habitat aslinya ikan ini tumbuh dan berkembang di perairan air tawar dan beberapa di antaranya juga ada yang hidup di perairan air payau. Di awal penyebarannya di Singapura, guppy digunakan untuk mengontrol populasi nyamuk di rawa hutan bakau. Pada perkembangannya, guppy liar terns berkembang biak di tempat umum seperti saluran air, got, sungai, dan kanal.

Gupi merupakan anggota suku Poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan baik dari ukuran dan bentuk tubuhnya, maupun dari warnanya (dimorfisme seksual). Panjang total tubuh ikan betina antara 4–6 cm, sedangkan jantannya lebih kecil, sekitar 2½–3½ cm. Ikan jantan memiliki warna-warni yang cemerlang dan amat bervariasi, terutama pada ikan hibrida. Ikan gupi liar warnanya lebih sederhana, meski jantannya tetap berwarna-warni dengan dua buah bintik hitam seperti mata di sisi badan: yang satu di bawah sirip punggung dan yang lainnya di atas sirip dubur[2]. Gupi liar betina bertubuh tambun dengan warna kuning kecoklatan dan susunan sisik yang membentuk pola seperti jala (reticulata = dengan pola jaring atau jala), dan perut gendut berwarna putih.

mau tau caranya budidaya ikan gupy? yuk baca : budidaya ikan guppy
sumber : klik dan ini 

Pasti semua orang tahu, bahwa budidaya ikan arwana memang tidak semudah memelihara ikan hias lainnya. Pertama, Anda harus membutuhkan modal yang cukup banyak, karena bibit dan akuarium serta pemeliharaan juga membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi budidaya ikan arwana ini memang sangat menjanjikan, simak cara budidaya ikan arwana dibawah ini.

Perhatikan akuarium dan kolam
Dalam cara budidaya ikan arwana, akuarium dan kolam sangat harus diperhatikan oleh peternak ikan arwana. Ada dua cara budidaya ikan arwana, yaitu lewat akuarium dan kolam. Untuk budidaya ikan arwana dalam jumlah yang banyak maka sebaiknya Anda juga harus menyediakan kolam untuk menampung ikan arwana. Pasalnya, karakter kolam yang berbatu sangat disukai oleh ikan arwana. Tetapi jika Anda tidak mempunyai tanah yang cukup luas, Anda bisa membuat akuarium sedemikian rupa agar karakternya seperti menyerupai kolam yang sedikit berbatu.

Lalu untuk karakter air di kolam maupun akuarium harus jernih. Dan harus benar-benar jernih dan usahakan air terus mengalir, jadi Anda harus membuat filter untuk akuarium maupun kolam Anda. Lalu untuk Ph, usahakan Anda menjaga kadar Ph dalam air yaitu 6 atau 7, jangan lebih atau kurang. Sedangkan untuk temperatur, usahakan berada diposisi 26 derajat sampai 30 derajat. Jangan lupa untuk selalu menerangi selalu akuarium atau kolam Anda, dan jangan taruh dibawah sinar matahari langsung.


Jumlah akuarium dan kolam untuk budidaya
Untuk budidaya melalui akuarium, Anda harus mempunyai 4 sampai 5 kolam untuk budidaya. Karena jangan sampai ikan arwana yang berukuran dewasa ditempatkan dalam satu akuarium. Lalu untuk metode budidaya ikan arwana dengan akuarium, Anda harus mempunyai peralatan yang lengkap. Seperti alat pengatur suhu, oksigen pemancar gelembung dan selalu jaga sirkulasi air.

Jika untuk media kolam, Anda harus benar-benar mempunyai kolam yang besar. Karena kolam yang besar bisa menampung beberapa induk arwana.  Biasanya, kolam untuk pengembangbiakan arwana butuh yang cukup luas, bisa 20m x 5m atau bisa lebih. Walaupun budidaya lewat kolam, Anda bisa memilih induk dari akuarium. Setelah induk siap, Anda bisa memindah ikan arwana kedalam kolam.


Pilih jenis ikan arwana
Jenis ikan arwana sangat banyak, Anda bisa memilih ikan arwana jenis super red untuk mendapatkan keuntungan yang sangat banyak. Hal ini dikarenakan harga ikan arwana super red bisa sampai 5 juta untuk yang dewasa, dan benihnya per ekor bisa berharga 1 juta. Karena berharga sangat mahal, ikan arwana super red ini justru banyak diminati. Tetapi jika Anda tidak mempunyai modal yang cukup besar, Anda bisa memilih ikan arwana silver dimana harga bibitnya tidak terlalu mahal.


Siapkan induk yang terbaik
Untuk induk ikan arwana yang siap untuk dikembangbiakkan adalah ikan arwana yang berumur 4 tahun atau lebih. Usahakan Anda memisahkan ikan arwana indukan ini dengan ikan arwana lain. Kenapa? Karena Anda harus memberinya makanan yang khusus, yaitu udang. Walaupun ikan arwana remaja juga memerlukan udang, tetapi ikan arwana dewasa tentu lebih lambat daripada ikan arwana remaja. Untuk membedakan mana ikan arwana betina dan mana yang jantan, Anda bisa melihat tubuh dan kepala ikan arwana yang lebih kecil dimana menunjukkan ikan tersebut adalah ikan arwana betina.


Saatnya pengembangbiakkan
Sebelum memisahkan ikan arwana indukan, Anda harus benar-benar tahu mana ikan arwana yang sudah menemukan pasangan. Ketika Anda mencoba mempasangkan ikan arwana betina dan jantan, biasanya tidak sulit. Ikan arwana akan cepat menemukan pasangannya ketika didalam akuarium atau kolam terdapat ikan arwana yang berlawanan jenis.

Biasanya ikan arwana sudah menemukan pasangannya ketika sering berenang berdampingan. Kedua pasangan ikan arwana ini akan berenang memutar, dengan kepala dan buntut saling menempel. Ketika Anda melihat indikasi arwana seperti itu, Anda harus segera memindahkan kedalam kolam atau akuarium tersendiri.

Kolam pengembangbiakkan biasanya terdapat batu-batu, untuk akuarium Anda bisa merubahya sedemikian rupa. Ikan arwana tidak perlu mendapatkan bantuan untuk bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, maka ikan arwana jantan seakan akan memakan telur tersebut. Padahal, telur ikan arwana tersebut akan dibuahi oleh ikan arwana jantan sampai keluar menjadi larva. Dan Larva yang sudah dikeluarkan oleh ikan arwana jantan biasanya yang sudah berumur 8 minggu.

 Proses pembesaran benih
Untuk pembesaran benih, Anda harus menunggu sampai berukuran 12 cm. Untuk benih yang masih kecil berukuran 1 cm, Anda bisa memberinya cacing pita. Usahakan, ketika ikan arwana sudah berukuran 12cm, Anda harus langsung memindahkan anak-anak tersebut. Karena ikan arwana tersebut adalah pemakan segala, dan juga tidak peduli meskipun itu anaknya sendiri.


Bentuk ikan arwana Anda
Setelah Anda memisahkan ikan arwana yang masih kecil, saatnya Anda mengembangbiakkan sampai berukuran 25 sampai 40 cm. Karena ikan arwana berukuran seperti itu yang paling dicari di dunia. Karena ikan arwana remaja ini berkarakter agresif yang sangat disukai pencinta arwana. Untuk menghasilkan warna ikan arwana yang lebih alami, Anda bisa menjemur ikan arwana di saat pagi hari. Karena sinar matahari pagi bisa membentuk warna alami arwana.


Panen dan saatnya mendapatkan untung
Ikan arwana yang paling dicari adalah ikan arwana yang eksotis dan mempunyai warna yang indah. Usahakan Anda benar-benar menjaga warna dan kondisi ikan arwana. Anda bisa mencari penyalur besar ikan arwana atau usaha ikan hias yang ada di kota-kota besar. Ketika Anda sudah bekerja sama dengan penyalur, Anda tidak perlu repot-repot untuk menjual kesana-kemari.

sumber : klik

Kalau membahas tentang ulat hongkong (UH) memang tak ada habisnya. Ya, UH memang sangat dekat dengan kita para pecinta burung kicau karena memang UH adalah ekstra food yang sangat bagus untuk si burung kicau kesayangan kita. Burung pleci, MB, ciblek adalah beberapa jenis burung kicau yang doyan UH. Ulat hongkong bisa jadi adalah lahan pekerjaan sampingan (side job) bagi sebagian orang. Dan pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai cara beternak ulat hongkong untuk burung kicau. Mungkin saja anda berminat beternak UH. Simak artikel berikut sampai akhir.
Ulat hongkong (mealworm/UH) adalah ulat yang hanya mempunyai siklus hidup yang relatif cepat yaitu sekitar 6 bulan saja. Ini berarti jika kita beternak ulat hongkong maka kita tidak membutuhkan waktu lama untuk panen dan menjual/memanfaatkan hasil ternak UH kita. Selama hobi burung kicauan masih ada maka prospek untuk beternak ulat hongkong juga masih menjanjikan. Atau jika anda tidak berniat menjual UH ke konsumen, anda bisa menggunakannya sendiri untuk diberikan ke burung kicau kesayangan anda. Adakah di antara anda yang pernah beternak UH? 

CARA BETERNAK ULAT HONGKONG UNTUK BURUNG KICAU

Bahan-Bahan Yang Dipersiapakan

  • Ulat hongkong dewasa.
  • Tempat/kotak plastik secukupnya, tergantung skala ternak anda. Jika skala cukup besar bisa menggunakan kotak kayu yang lebih besar.
  • Dedak/bekatul sebagai media dasar ternak. Dedak berfungsi untuk menjaga kelembaban kotak agar UH tidak mati.
  • Pakan UH berupa roti, irisan kentang, atau irisan apel. 


Berikut ini beberapa tahapan/cara beternak ulat hongkong untuk burung kicau dalam skala kecil :
  • Masukkan dedak/bekatul ke dalam kotak plastik/kotak kayu secara merata. Tinggi atau tebal katul adalah 1/4 dari tinggi kotak.
  • Masukkan ulat hongkong (UH) sesuai kapasitas wadah. 
  • Masukkan pakan UH ke kotak. Bisa dengan irisan kentang, roti atau apel. Tapi dalam hal ini kami lebih cenderung menggunakan irisan apel sebagai pakan karena apel relatif sedikit mengandung air dan mencegah tumbuhnya jamur.
  • Taruh kotak di ruangan yang hangat dan gelap agar UH merasa nyaman.
  • Pengecekan/kontrol dilakukan setiap hari. Tujuan utama kontrol adalah untuk mengecek ketersediaan pakan dan membersihkan sisa-sisa makanan atau kotoran lain.
  • Setelah 90 hari (3 bulan) maka UH akan berubah menjadi kepompong. 
  • Pindahkan kepompong ke kotak yang baru agar tidak dimakan oleh UH yang belum jadi kepompong. 
  • Kotak baru tempat kepompong ditaburi dedak tipis saja, dan tidak usah diberi pakan. Kepompong tidak membutuhkan makanan apa pun.
  • Kepompong akan berubah menjadi serangga yang berwarna putih (calon kumbang) sekitar 10 hari kemudian.
  • Saat sudah menjadi kumbang (berwarna hitam), pindahkan ke kotak yang baru dengan ditaburi dedak. Setiap 2 kg dedak cukup untuk 4 gelas berisi kumbang. Berikan pakan yang sama (irisan roti, irisan apel atau irisan kentang).
  • Kumbang akan bereproduksi dengan cara kawin dan bertelur. 
  • Jika kumbang sudah bertelur, maka tunggulah sampai 10 hari lagi. Setelah 10 hari maka pisahkan telur dan kumbangnya. 
  • Kumbang dipindah ke kotak yang baru dengan dasar diberi dedak lagi.
  • Kumbang yang telah dipindah akan bertelur lagi sekitar 10 hari kemudian. 
  • Pisahkan telur dari kumbang dengan cara diayak. 
  • Telur kumbang akan menetas dengan sendirinya dan menjadi larva (ulat hongkong). Saat telur sudah menjadi larva, berikan pakan berupa irisan apel atau irisan kentang. 
  • Tunggu sampai 50 hari, dan ulat hongkong siap dipanen.

Memang cukup lama waktu yang dibutuhkan untuk beternak UH. Tetapi tenaga yang kita keluarkan sangat sedikit. Kita hanya perlu mengontrol setiap hari untuk menyediakan pakan dan memisahkan telur dari kumbang. Hmmm, adakah yang berminat beternak ulat hongkong setelah membaca artikel ini? Hehe. Selamat mencoba.!!!

sumber : klik

Kali ini admin akan berbagi cara mendulang rupiah dari budidaya cacing sutera yg merupakan salah satu peluang usaha modal kecil bisa menghasilkan untung berlimpah. Perlu diketahui akhir akhir ini permintaan pasar cacing sutera sangat tinggi, apa lagi bila musim penghujan harga cacing sutera bisa naik dua kali lipat, dikarenakan banjir hingga ketersediaan cacing di got saluran air menghilang. Padahal cacing sutera amat dibutuhkan oleh para peternak lele dan ikan hias. Selamat mencoba semoga sukses.
Di Indonesia cacing sutra dikenal dengan nama cacing rambut yang merupakan cacing kecil seukuran rambut berwarna kemerahan dengan panjang sekitar 1-3 cm. Dewasa ini budidaya ikan semakin berkembang, kebutuhan akan pakan menjadi salah satu masalah yang menjadi perhatian serius dari akuakulturis yang bergerak di bidang ini. Salah satu pakan yang menjadi kebutuhan bagi kegiatan budidaya adalah pakan alami dan yang paling banyak digunakan maupun diperjual belikan adalah cacing rambut atau cacing sutera.
cacing sutra

KLASIFIKASI CACING SUTRA / CACING RAMBUT
Berikut dari klasifikasi cacing sutra :
Filum : Annelida
Kelas : Oligochaeta
Ordo : Haplotaxida
Famili : Tubifisidae
Genus : Tubifex
Spesies : Tubifex sp.

SYARAT HIDUP CACING SUTRA

Cacing ini hidup pada subtrat lumpur dengan kedalaman 0 – 4 cm. Sama seperti hewan air lainnya, air memegang fungsi pentinh untuk kelangsungan hidup cacing ini. Berikut ini merupakan parameter kualitas air agar cacing sutra / cacing rambut tumbuh optimal :
pH : 5. 5 – 8. 0
Suhu : 25 – 28 c
DO( oksigen terlarut ) : 2, 5 – 7, 0 ppm
Sebaiknya terdapat air mengalir dengan debit yang tidak terlalu besar.

Cacing sutra tergolong hewan hermaprodit yang berkembang biak melalui telur dengan pembuahan secara eksternal. telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah jadi dua sebelum saat menetas.



1. Persiapan Bibit Cacing Sutra
Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam dengan catatan sebaiknya bibit cacing di karantina terlebih dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen. Cacing dikarantina 2-3 hari dengan dialiri air bersih dengan debit yang kecil dan memiliki kandungan oksigen yang cukup.

2. Persiapan Media Tumbuh Cacing Sutra
Media tumbuh dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Setiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm. Atau wadah budidaya dapat dibuat dari bahan terpal.

3. Pemupukan
Lahan di pupuk dengan dedak halus atau ampas tahu sebanyak 200 – 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/ M2 untuk sumber makanan cacing. Cacing sutra sangat menyukai bahan organik sebagai bahan makanannya.

Cara pembuatan pupuk :
Siapkan kotoran ayam, jemur 6 jam agar kering dan gas berbahaya dapat menguap.
Siapkan bakteri EM4 atau fermentor lainnya untuk fermentasi kotoran ayam tersebut. Fermentor banyak terdapat di toko pertanian, perikanan, dan peternakan.
Aktifkan bakterinya dengan cara menambahkan ¼ sendok makan gula pasir + 4ml EM4 + dalam 300 ml air terus diamkan kurang lebih 2 jam.
Campur cairan itu ke 10 kg kotoran ayam yang sudah di jemur tadi, aduk hingga rata.
Selanjutnya masukkan ke wadah yang tertutup rapat selama 5 hari agar kotoran ayam dapat terfermentasi dengan benar.

Fermentasi
Bertujuan untuk menaikkan kandungan N-organik dan C-organik hingga 2 kali lipat. Caranya adalah lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.
Penebaran Bibit
Bibit ditebarkan secara merata. Diusahakan selama proses budidaya lahan dialiri air dengan debit 2-5 Liter/detik (arus lamban)

Pemeliharaan Cacing Sutra
Lahan uji coba berupa kolam tanah/terpal berukuran 8 x 1,5 m dengan kedalaman 30 cm.
Dasar kolam uji coba ini hanya diisi dengan sedikit lumpur (gunakan lumpur bebas limbah kimia).
Apabila matahari cukup terik, jemur kolam minimum sehari. Bersamaan dengan itu, kolamdibersihkan dari rumput atau hewan lain yang berpotensi menjadi hama bagi cacing sutra, seperti keong mas atau kijing. Pipa Air Keluar (Pipa Pengeluaran/Outlet)dicek kekuatannya dan pastikan berfungsi dengan baik.Pipa Pengeluaran ini sebaiknya terbuat dari bahan paralon berdiameter 2 inci dengan panjangsekitar 15 cm.

Usai pengeringan dan penjemuran, usahakan kondisi dasar kolam bebas dari bebatuan danbenda-benda keras lainnya. Hendaknya konstruksi tanah dasar kolam relatif datar atau tidak bergelombang.
Dasar kolam diisi dengan lumpur halus yang berasal dari saluran atau kolam yang dianggapbanyak mengandung bahan organik hingga ketebalan dasar lumpur mencapai 10 cm.
Tanah dasar yang sudah ditambahi lumpur diratakan, sehingga benar-benar terlihat rata dantidak terdapat lumpur yang keras.

Untuk memastikannya, gunakan aliran air sebagai pengukur kedataran permukaan lumpur tersebut. Jika kondisinya benar-benar rata, berarti kedalaman air akan terlihat sama di semuabagian.
Masukkan kotoran ayam kering sebanyak tiga karung ukuran kemasan pakan ikan, kemudiansebar secara merata dan selanjutnya bisa diaduk-aduk dengan kaki.
Setelah dianggap datar, genangi kolam tersebut hingga kedalaman air maksimum 5 cm, sesuaipanjang pipa pembuangan.

Pasang atap peneduh untuk mencegah tumbuhnya lumut di kolam.
Kolam yang sudah tergenang air tersebut dibiarkan selama satu minggu agar gas yang dihasilkan dari kotoran ayam hilang. Cirinya, media sudah tidak beraroma busuk lagi.
Tebarkan 0,5 liter gumpalan cacing sutra dengan cara menyiramnya terlebih dahulu di dalambaskom agar gumpalannya buyar. Cacing sutra yang sudah terurai ini kemudian ditebarkan di kolam budi daya ke seluruhpermukaan kolam secara merata. Seterusnya atur aliran air dengan pipa paralon berukuran 2/3 inci.
Pakan Cacing Sutra

Karena cacing sutra termasuk makhluk hidup, tentunya cacing sutra tersebut juga membutuhkan makan. Makanannya adalah bahan organik yang bercampur dengan lumpur atau sedimen di dasar perairan. Cara makan cacing sutra adalah dengan cara menelan makanan bersama sedimennya dan karena cacing sutra mempunyai mekanisme yang dapat memisahkan sedimen dan makanan yang mereka butuhkan. Jadi kita juga harus menyediakan makanannya tersebut.


Panen Cacing Sutera
Panen cacing sutera dilakukan setelah budidaya berlangsung beberapa minggu dan berturut-turut bisa dipanen setiap dua minggu sekali. Cara pemanenan cacing sutera dengan menggunakan serokhalus/lembut. Cacing sutera yang didapat dan masih bercampur dengan media budidaya dimasukkan kedalam ember atau bak yang diisi air, kira –kira 1 cm diatas media budidaya agar cacing rambut naik ke permukaan media budidaya. Ember ditutup hingga bagian dalam menjadi gelap dan dibiarkan selama enam jam. Setelah enam jam, cacing rambut yang menggerombol diatas media diambil dengan tangan. Dengan cara ini didapat cacing sutera sebanyak 30 – 50 gram/m2 per dua minggu. Untuk mendapatkan cacing rambut yang cukup dan berkesinambungan, panjang parit perlu dirancang sesuai dengan keperluan setiap harinya.

sumber : klik

Ternak jangkrik merupakan jenis usaha yg jikatidak direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yg perlu dilakukan dlm merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana & melaksanakan usaha ternak jangkrik.

Penyiapan Sarana & Peralatan
Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yg teduh & gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi utk kandang peneluran. utk menjaga kondisi kandang yg mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah & diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun & daun-daun lainnya utk tempat persembunyian disamping utk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dlm sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkriktidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yg ditutup kasa utk memberikan sirkulasi udara yg baik & utk menjaga kelembapan kandang. utk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik,tidak ada ukuran yg baku. yg penting sesuai dengan kebutuhan utk jumlah populasi jangkrik tiap kandang. 

Menurut hasil pemantauan dilapangan & pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dpt dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun utk mengirit biaya, maka dinding kandang dpt dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, & kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. utk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak & serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yg berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yg dilumurkan ditiap kaki penyangga.

Pembibitan
1) Pemilihan Bibit & Calon Induk
Bibit yg diperlukan utk dibesarkan haruslah yg sehat,tidak sakit,tidak cacat (sungut atau kaki patah) & umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yg baik adalah jangkrik-jangkrik yg berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yg lebih baik. Kalaupun induk betinatidak dpt dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dpt dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif. 
Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, & induk jantan yg baik adalah sebagai berikut:
Indukan:
  • sungutnya (antena) masih panjang & lengkap.
  • kedua kaki belakangnya masih lengkap.
  • bisa melompat dengan tangkas, gesit & kelihatan sehat.
  • badan & bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
  • pilihlah induk yg besar.
  • dangan memilih jangkrik yg mengeluarkan zat cair dari mulut & duburnya apabila dipegang.
  • Induk jantan:
  • selalu mengeluarkan suara mengerik.
  • permukaan sayap atau punggung kasar & bergelombang.
  • tidak mempunyai ovipositor di ekor.
  • Induk betina:
  • tidak mengerik.
  • permukaan punggung atau sayap halus.
  • ada ovipositor dibawah ekor utk mengeluarkan telur.

Perawatan Bibit & Calon Induk
Perawatan jangkrik yg sdh dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan & dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yg lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa & laba-laba. utk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yg biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran & dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.

Sistem Pemuliabiakan
Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yg dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan & induk betina, sedangkan utk bertelur ada yg alami & ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati & telur yg diperolehtidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.

Reproduksi & Perkawinan
Induk dpt memproduksi telur yg daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yg bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yg khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk & kadang-kadang ditambah dengan vitamin. Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih & lem kayu, & diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu & serutan kayu.

Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yg dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina & jantan 10 : 2, agar didapat telur yg daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sdh selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agartidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dlm disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dpt juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telurtidak merata matangnya (daya tetas).

Proses kelahiran
Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yg permukaan dlm kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yg lembut. dlm satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari & telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.

Pemeliharaan
Sanitasi & Tindakan Preventif
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dlm pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yg sangat penting. utk menghindari adanya zat-zat atau racun yg terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu & diolesi lumpur sawah. utk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki & setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yg berisi air.

Pengontrolan Penyakit
Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yg sehat & dipisahkan dari yg sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yg berjamur karena dpt menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yg basah juga dpt menyebabkan timbulnya penyakit.

Perawatan Ternak
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yg harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab & gelap, maka yangtidak kalah pentingnya adalah gizi yg cukup agartidak saling makan (kanibal).

Pemberian Pakan
Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yg dibuat dari kacang kedelai, beras merah & jagung kering yg dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dpt mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda & gambas. Sedangkan utk jangkrik yg sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yg menambah pakan utk ternak yg dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk & beberapa vitamin yg dihaluskan & dicampur menjadi satu.
Pemeliharaan Kandang
Air dlm kaleng yg terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali & kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang.

7. HAMA & PENYAKIT

Sampai sekarang belum ditemukan penyakit yg serius menyerang jangkrik. Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yg menempel di daun. Sedangkan hama yg sering mengganggu jangkrik adalah semut atau serangga kecil, tikus, cicak, katak & ular.

Pencegahan Serangan Hama & Penyakit
Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan & daun tempat berlindung yg tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dpt diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yg berisi air, minyak tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.

Pemberian Vaksinasi & Obat
Untuk saat ini karena hama & penyakit dpt diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dpt ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat & vaksinasitidak diperlukan.

8. PANEN
Hasil Utama
Peternak jangkrik dpt memperoleh 2 (dua) hasil utama yg nilai ekonomisnya sama besar, yaitu: telur yg dpt dijual utk peternak lainnya & jangkrik dewasa utk pakan burung & ikan serta utk tepung jangkrik.

Penangkapan
Telur yg sdh diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah, disaring & ditempatkan pada media kain yg basah. utk setiap lipatan kain basah dpt ditempatkan 1 sendok teh telur yg kemudian utk diperjual belikan. Sedangkan utk jangkrik dewasa umur 40-55 hari atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap dengan menggunakan tangan & dimasukkan ketempat penampungan utk dijual.

sumber : klik

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.