Latest Post

2014 About Film About Iguana Accessories Hamster Afghan Hound agama akhlak akita inu Aksesoris Anjing Aksesoris Kucing Alamat Alasan alaskan malamut american bully American Cocker Spaniel american pit bull terrier Anak Anak Hamster android Aneka Jual Cupang Aneka Varian Hamster animal Anime anjing anjing kawin aquaspace Arwana Arwana Golden Red Avatar Hamster Bagaimana Barang Murah basenji basset hound beagle Bedding belajar beo berita berita dunia Berita Pagi berita unik beruang Betta bichon frise Billboard Biografi bird birman Black Platinum blackberry Blog Terbaik Blogger Bluefawn border collie Botak Botol Hamster Bouquet Budaya dan Kesenian budidaya Buku Panduan Buku Panduan Hamster Buku Pertanyaan bulldog Bulu burmese Businesses cacing sutra Cake Cup Campbeli Flip Flop Campbell Campbell Albino Campbell Albino Satin Campbell Argente Campbell Argente Mottled Campbell Argente Mottled Satin Campbell Argente Platinum Campbell Argente Platinum Satin Campbell Argente Satin Campbell Black Campbell Black Mottled Campbell Black Panda Satin Campbell Black Platinum Campbell Black Platinum Satin Campbell Black Satin Campbell Blue Campbell Blue Mottled Campbell Blue Mottled Satin Campbell Blue Platinum Campbell Blue Platinum Satin Campbell Blue Satin Campbell BlueFawn Campbell Bluefawn Mottled Campbell Bluefawn Mottled Satin Campbell Bluefawn Platinum Campbell Bluefawn Platinum Satin Campbell Bluefawn Satin Campbell Delute Campbell Delute Satin Campbell Dove Campbell Dove Mottled Campbell Dove Mottled Satin Campbell Dove Platinum Campbell Dove Platinum Satin Campbell Dove Satin Campbell Flip Flop Campbell Lilac Campbell Lilac Mottled Campbell Lilac Mottled Satin Campbell Lilac Platinum Campbell Lilac Platinum Satin Campbell Lilac Satin Campbell Mosaic Campbell Mozaik Campbell Normal Campbell Normal Mottled Campbell Normal Mottled Satin Campbell Normal Platinum Campbell Normal Platinum Satin Campbell Normal Satin Campbell Opal Campbell Opal Mottled Campbell Opal Mottled Satin Campbell Opal Platinum Campbell Opal Platinum Satin Campbell Opal Satin Campbell Panda cara melatih anjing Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Cat Show Celepuk cerita Cerita Daerah Chow-chow cihuahua Ciri-ciri ciri-ciri mamalia Colubrid Computer Contact Person Cooking Corn Snake countdown countdown. film Cowok Culture Cup Cake Cupang Curhat dachshund Dagelan dalmatian desain Design diet Disney Ditinggal Dititipkan doberman Domain Murah Dove Download Lagu Terbaru Dudukan Botol Dudukan Botol Hamster ekonomi Ekonomi Islam Entrepreneur Facebook fakta faktor Fashion Film Financial Fish fisik anjing followers Freelance freshwaterfish Friends Gadget gajah Galeri Gallery Gallery Hamster Gallery Ikan Cupang Games Games 2014 Games December 2013 gantungan kunci gaza Gecko gejala gerbil german shepherd. herder Gex global Go Green golden retriever Goresan Pemikiran great dane Grosir Hamster Grosir Jambi Guinea Pig Guppy Guppy Fish habbit Hadiah Hamster Hamster Berantem Hamster Cage Hamster Campbell Hamster dan Anak Kecil Hamster Food Hamster Hamil Hamster Indonesia Hamster Info Hamster Jambi Hamster Jelly hamster lahiran Hamster Langka Hamster Lover HAMSTER LOVER JAMBI Hamster Mini Hamster Murah Hamster Pemula Hamster Rare Hamster Winter White Hamster Winter White Pearl Red Eyes Handphone harimau Harus Hastag Health Hewan Unik Hibah Hijab Hobby Dan Bisnis Ikan Ikan Cupang ikan hias Ilmiah Inclusion Body Disease Indonesia Induk Info Info Anime Info Burung Hantu Info Burung Indonesia info fish indonesia Info Gecko Info Guppy Info Hamster Lover Info Iguana Info Jambi Info Kura - Kura info mamalia indonesia Info Reptile info unik Informasi Teknologi Informatika Inspirasi Inspire Internet islam jack russel terrier Jambi Jamtos jamur jangkrik jenis Jenis Gecko Jika Job Job Online Jogging Ball Jogging Wheel Jual Jual Guppy Jual Hewan Peliharaan Jual Kucing Jual Mobil Jual Reptile Jual Rumah Jual Sugar Glider Jual-Beli kakak tua Kandang kandang anjing Kandang Burung Kandang Hamster Kandang Kelinci Kandang Kucing Kanibal karakteristik mamalia Kaskus katak kcerdasan dan tingkah laku anjing Keajaiban Dunia kecantikan Kelinci Keluar keluarga Kematian Hamster kenari Kesalahan kesehatan King Snake kintamani Kisah dan Cerita Lucu komputer Kota kroto Kuaci kucing Kucing Persia kuda Kue kura-kura labrador retriever lama hidup anjing Lampion Lampu Bulb Landak Mini lele Lhasa Apso Life Style Lilac LOL Lomba Berhadiah Lomba Template Blog Terbaik 2014 LoveBirds Lowongan Kerja macam-macam hewan mamalia macan Makan Makanan makanan anjing Makanan dan Kesehatan Makanan Hamster Makanan Racikan makanan yang dilarang untuk anjing maltese mamalia hewan yang menyusui Marketing marmut mata memelihara anjing Mengapa mengenal anjing Merak Mini Games Miniature Pinscher Miniature Schnauzer misteri Monopohon Snake monyet Motivasi Motivation Movies Murah Music My Family My Galery My Pets My Sweet Story Home Naruto Negeri New Item News Olahraga Opal orangutan organ otomotif out of topic Padang Pajak pakan ikan Palembang pancasila Panda papillon Pasir Zeolite pekingese Pembroke Welsh Corgi Pemelihara Pemula Penanganan pendidikan Pengembangan Diri pengetahuan Pengumuman Kuis Penyakit penyakit anjing Penyebab Kematian Hamster perawatan Perawatan Iguana percintaan Pergi Perlengkapan Hamster Personality Test Pertolongan Photograph Photoshop Piala piala dunia Piala Jambi Piala Murah Politik pomeranian poodle Pray For Indonesia Profil Usaha program Promo puasa pug Quiz and Games Quote ragam ragdoll Rainbow Cake ramalan ras anjing murni Recommended Article reproduksi mamalia Resep Kue Result Robocop Roborovski Roborovski Normal Roborovski Pied Mottled Roborovski White Face Roborovsky Roborovsky Normal Roborovsky White Face Rontok Rottweiler Rough Collie Rujukan runa rusa Sahabat Ilmu Jambi saint bernard Sakit saluki samoyed Sayembara Scottish Terrier Selamat Idul Fitri Seminar Seputar Hamster Serbuk Jati shar pei Shetland Sheepdog shiba inu shih tzu siam Siang siberian husky singa Skipsi smartphone Smartphone Gratis Snake somali Sovenir Sports Strain Hamster Sugar Glider Suka Sumatra Barat Sumatra Selatan Super Red Syrian Syrian Long Hair Syrian Short Hair Tahukah Kamu?? Tanda tarantula Tart Telopia Teman Tempat Nongkrong Termahal ternak Terrarium Terrier Tibet Tidur Tiket Pesawat tikus putih Tips and Tricks tips hidup sehat tips unik tonkinese toxoplasma Trick Trophy Tropi Tropy tubuh Tugas Sayembara II twitter Uang Langka ular Ular Boa Constrictor ulat hongkong Url Usia Hamster Siap Kawin Vitamin Hamster Wadah Makan West Highland White Terrier Winter White Winter White Blue Argente Winter White Golden Black Eyes Winter White Golden Red Eyes Winter White Pearl Black Winter White Pearl Red Eyes Winter White Pearl Yellow Line Winter White Shapire Winter White Tiger Winter White Violet Wisata world cup Yorkshire Terrier Zakat

Ikan nilem merupakan salah satu dari komoditas unggulan ikan air tawar yang masih belum banyak di budidayakan di berbagai wilayah di Indonesia. Saat ini ikan nilem hanya baru ada yang mengembangkannya di daerah Tasikmalaya. Cita rasa dari ikan nilem ini sangatlah spesifik dan lebih gurih dibandingkan dengan ikan tawar yang lainnya karena ikan nilem ini di dalamnya mengandung sodium glutamat di dalam daging yang dengan alami terbentuk karena disesbabkan oleh pengaruh dari kebiasaan makan pakan yang alami yaitu phito serta zoo plankton dan terutama dari ganggang yang banyak tumbuh dari pemupukan kolam.

Daya Tahan Ikan Nilem

Daya tahan dari ikan nilem ini sangat tahan dengan penyakit karena ikan nilem ini termasuk ke dalam kelompok ikan omnivora yang mempunyai makanan alam yaitu periphiton. Potensi dari ikan nilem ini selain dapat dimakan karena dagingnya yang gurih, namun di negara tujuan ekspor ikan nilem ini seperti Taiwan, Singapura, Hongkong dan Malaysia dijadikan abon, saus, dendeng, pepes, dll. Dengan banyak pertimbangan keunggulan dari ikan nilem ini sangat dimungkinkan untuk menjadi sebuah bisnis dan dibudidayakan di berbagai wilayah di Indonesia.

Cara Budidaya Yang Baik dan Benar

Ada beberapa cara beternak dan teknik budidaya yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah syarat lokasi pemeliharaan ikan nilam. Ikan nilem balita sangat cocok untuk dibudidayakan pada lahan dengan ketinggian dari 150 sampai 1.000 meter diatas permukaan laut dan dengan suhu sekitar 18 sampai 28 derajat. Tempat memelihara ikan nilem ini juga sebaiknya mempunyai aliran sungai yang mengalir atau bisa diakali dengan membuat kolam buatan dengan air yang terus mengalir.
Cara ternak yang kedua adalah persiapan dari kolam ikan nilem yaitu pada setiap kolam yang nantinya akan digunakan sebagai pembesaran, harus terlebih dahulu dikeringkan dengan waktu kurang lebih dua minggu dan ditaburkan dengan kapir sebanyak kurang lebih 50 kg, hal ini bertujuan untuk memusnahkan bakteri patogen yang ada dalam tanah. Lalu setelah kolam tersebut diisi dengan air, tunggu sampai sekitar tiga hari dan barulah larva atau benih ikan nilam ini ditebar. Pemijahan atau perkawinan dapat dilakukan pada kolam dari semen dan untuk pembesaran sebaiknya dilakukan di kolam tanah. Hal tersebut dikarenakan lumut atau plankton yang ada dalam dasar kolam tanah merupakan pakan yang alami bagi ikan nilem.

Pemijahan dan Indukan

Cara budidaya yang ketiga adalah pemijahan (perkawinan) dan indukan. Pemijahan ini dilakukan dengan cara memasukkan satu induk ikan nilem yang jantan dan dua ekor indukan betina yang memang sudah siap untuk kawin (gonad). Pilihlah indukan yang umurnya sudah mencapai 1 hingga 1,5 tahun dan dengan bobot 180 sampai 200 gram. Induk ikan nilem yang sudah gonad ini biasanya akan memiliki gerakan yang lebih lambat, lalu postur dari tubuh ikan yang gemuk, warna tubuhnya berwarna kelabu kekuningan dan juga pada lubang genital akan berbentuk bulat telur melebar dan seperti membengkak. Sedangkan pada induk jantan biasanya pada bagian kelaminnya akan mengeluarkan cairan berwarna putih (sperma) jika bagian perutnya di urut dan mempunyai badan yang ramping serta lincah.

Pemeliharaan

Lalu hal lain yang perlu diperhatikan dalam teknik beternak ikan nilem yang lain adalah masalah pemeliharaan. Setelah telur ikan nilem menetas, segeralah untuk memasukkan larva atau benih ke dalam kolam pembesaran yang sudah disiapkan sebelumnya. Dengan memberikan pakan berupa plankton atau lumut yang bisa berasal dan diambil dari kotoran ayam yang akan menghemat karena tidak perlu membeli pellet. Jika memang diperlukan tambahkanlah 100 kg dedak sebagai pakan tambahan selama satu bulan. Pemeliharaan ini biasanya berlangsung selama 2 sampai 3 bulan. Lalu setelah ikan nilem ini berumur 3 bulan, panenlah ikan dengan cara mengurangi dari volume air dan ikan nilem pun siap untuk dipanenen dan disortir berdasarkan ukuran.

Nilem, nilem mangut, atau melem (Osteochilus vittatus) adalah sejenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae. Ikan herbivora ini diketahui menyebar di Asia Tenggara: Tonkin, Siam (Thailand), Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Nilem merupakan ikan budidaya untuk konsumsi, terutama di Jawa. Kini, nilem juga diintroduksi ke beberapa danau di Sulawesi.

Nilem
Nilem, Osteochilus vittatus, dari  Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya
Nilem, Osteochilus vittatus,
dari Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Cypriniformes
Famili: Cyprinidae
Genus: Osteochilus
Spesies: O. vittatus
Nama binomial
Osteochilus vittatus
(Valenciennes, 1842)[1]
Sinonim
Rohita vittata Valenciennes, 1842[2]
Rohita hasseltii Valenciennes, 1842[3]
Rohita (Rohita) kuhli Bleeker, 1860

artikel-fauna Ikan asli dari beberapa sungai di Pulau Sumatera dan Kalimantan itu memiliki kandungan protein dan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh. Selain sebagai ikan konsumsi, jelawat juga dapat dijadikan ikan hias.

Sebagian orang mungkin belum mengenal ikan jelawat. Maklum, ikan bernama latin Leptobarbus hoevani itu belum sepopuler ikan nila dan ikan mas.
Meski demikian, ikan asli dari beberapa sungai di Pulau Sumatera dan Kalimantan itu memiliki kandungan protein dan vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh. Selain sebagai ikan konsumsi, jelawat juga dapat dijadikan ikan hias.

Wajar jika ikan jelawat tidak setenar ikan air tawar lainnya. Maklum ikan jenis hanya dijumpai di daerah asalnya, seperti Sumatera (Jambi dan sekitarnya) dan Kalimantan.
Ikan jelawat, yang mempunyai nama lain ikan kelemek dan jelejar (Jambi), memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Di Pasar Besar Palangkaraya Kalimantan Tengah, misalnya, harganya mencapai Rp 35.000 – Rp 38.000 per kilogramnya. Pasokan ikan berasal dari Kabupaten Pulang Pisau, Seruyan, Katingan, dan Kotawaringin Timur.
Di Kota Palangkaraya, ikan jelawat menjadi salah satu makanan favorit dan tetap dicari orang terutama mereka yang sudah pernah merasakan dagingnya. Maklum, dagingnya enak dan gurih, seperti ikan air tawar lainnya. Namun, ada sebagian orang tidak menyukainya karena durinya sangat banyak.



Budidaya ikan jelawat merupakan salah satu upaya dalam pengembangan ikan-ikan asli Indonesia yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Umumnya ikan jelawat ditemukan dibeberapa sungai di Sumatra dan Kalimantan. Ikan jenis ini memiliki potensi ekonomis penting, bahkan dapat dimasukkan dalam kategori komoditas ekspor potensial. Secara morfologi, ikan ini memiliki bentuk tubuh agak bulat dan memanjang, mencerminkan bahwa ikan ini termasuk perenang cepat.
Kepala bagian sebelah atas agak mendatar, mulut berukuran sedang, garis literal tidak terputus, bagian punggung berwarna perak kehijauan dan bagian perut putih keperakan, pada sirip dada dan perut terdapat warna merah, gurat sisi melengkung agak kebawah dan berakhir pada bagian ekor bawah yang berwarna kemerahmerahan, mempunyai 2 pasang sungut. Pemeliharaan Ikan Jelawat umumnya mengandalkan hasil penangkapan dari perairan umum yang dilakukan pada musim hujan.
Ikan ini berbiak di sungai pada permulaan musin hujan, dengan anak benih tersedia secara musiman. Karena penangkapan benih hanya mengandalkan hasil penangkapan di perairan umum, maka pada umumnya kontinuitas keberadaan Ikan Jelawat ini terganggu. Melihat kondisi tersebut, maka perlu adanya upaya pembudidayaan dengan metode yang mengandalkan penguasaan teknologi. Pembudidayaan ini pun menjadi peluang usaha dan nantinya akan memberikan keuntungan yang besar. Metode pembudidayaan Ikan Jelawat ini dapat dilakukan dengan beberapa tahap, yakni Pematangan Gonad, Pemijahan, Penetasan, Pemeliharaan Larva, dan Pendederan.

Pematangan Gonad
Pada tahap ini, induk dipelihara dalam kolam khusus berukuran 500-700 m2 penebaran 0,1-0,25 kg/m2. Selama pemeliharaan, induk ikan diberi pakan pelet dengan kandungan protein 2528%. Pakan tersebut diberikan sebanyak 3 % dari berat badan dengan frekwensi 23 per hari. Selain pellet, induk diberikan juga pakan berupa hijauan seperti daun singkong secukupnya. Lama pemeliharaan induk lebih kurang 8 bulan. Induk yang siap pijah diperoleh dengan cara seleksi. Ciri induk Jelawat dengan gonad yang matang adalah sebagai berikut:
Betina :
a. Perut membesar dan lembut.
b. Apabila diurut ke arah anus akan keluar cairan kekuningan.
c. Sirip dada halus dan licin
Jantan :
a. Perut langsing.
b. Apabila diurut akan keluar cairan putih (sperma)
c. Sirip dada terasa lebih kasar bila diraba

Pemijahan
Pemijahan jelawat dapat dilakukan secara alami dan buatan. Dalam pemijahan buatan, dapat dilakukan dengan penyuntikan (induced breeding) menggunakan hormon. Induk jantan dan betina disuntik dengan menggunakan hormon Ovaprim. Induk betina dilakukan 3 kali penyuntikan dengan dosis 0,7 ml /kg induk. Interval waktu antara suntikan pertama dan kedua 12 jam, sedangkan penyuntikan kedua dan ketiga 6 jam. Induk jantan dilakukan satu kali penyuntikan dengan dosis 0,5 ml/ekor induk bersamaan dengan penyuntikan kedua induk betina. Penyuntikan dilakukan secara intramuscular pada bagian punggung. Kemudian dilakukan stripping (pengeluaran telur dan sperma dari Induk) setelah 4 – 6 jam dari suntikan terakhir. Telur dan sperma ditampung dalam satu wadah yang bersih dan kering. Kemudian diaduk perlahan hingga tercampur rata dengan menggunakan bulu ayam. Tambahkan air bersih untuk mengaktifkan sperma, setelah terjadi pembuahan maka dilakukan pencucian telur 3 – 4 kali hingga telur bersih dari sisa sperma.

Penetasan
Pada tahap penetasan, diperlukan wadah untuk menampung dan menetaskan telur. Wadah penetasan telur berbentuk corong dengan diameter 60 cm tinggi 50 cm, terbuat dari bahan lembut atau kain dengan bagian bawah diberi aerasi yang berfungsi untuk menggerakkan telur. Kepadatan telur 10.000 – 20.000 butir per corong, wadah tersebut ditempatkan didalam bak yang sirkulasi airnya lancar. Pada suhu normal 26 – 28 0C, dalam waktu 18 – 24 jam telur akan menetas kemudian larva ditampung dalam bak perawatan. Selama dalam perawatan larva diberi pakan berupa nauplii artemia atau emulsi kuning telur yang telah direbus. Setelah larva berumur antara 7 – 10 hari, kemudian ditebarkan di kolam pendederan yang telah dipersiapkan.

Pendederan
Pada tahap Pendederan, persiapan kolam meliputi pengeringan 2-3 hari, perbaikan pematang,
pembuatan saluran tengah (kamalir) dan pemupukan dengan pupuk kandung sebanyak 500-700 gr/m2. Kolam diisi air sampai ketinggian 80-100 cm. Pada saluran pemasukan dipasang saringan berupa hapa halus untuk menghindari masuknya ikan liar. Benih ditebarkan 3 hari setelah pengisian air kolam dengan padat penebaran 100-150 ekor/m2. Benih ikan diberi pakan berupa tepung hancuran pelet dengan dosis 10-20 % per hari yang mengandung lebih kurang 25% protein. Lama pemeliharaan 2-3 minggu. Benih yang dihasilkan ukuran 2-3 cm dan siap untuk pendederan lanjutan.
 

Jelawat (Leptobarbus hoevenii) adalah ikan perairan sungai dan danau yang asli berasal dari Semenanjung Malaya dan Pulau Kalimantan. Ukurannya cukup besar, dapat mencapai 60 cm dan merupakan bahan pangan yang cukup populer dan dihargai di Asia Tenggara.
Ikan ini pemakan segala (omnivora) dan hidup dalam kelompolk
Terlalu banyak mengonsumsi jelawat dapat menyebabkan pusing

Jelawat
Jelawat
Jelawat
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Cypriniformes
Famili: Cyprinidae
Genus: Leptobarbus
Spesies: L. hoevenii
Nama binomial
Leptobarbus hoevenii
(Bleeker, 1851)

Mancing Ikan Tawes membutuhkan kesabaran luar biasa. Ikan ini sangat sensitif, dan sangat kuat tarikannya.
Ikan Tawes adalah sejenis ikan permukaan yang sangat suka memburu benda-benda bergerak di permukaan air. Oleh sebab itu, untuk memancingnya sangat tidak disarankan menggunakan teknik dasaran.
Kalau umpan Tawes menggunakan cacing merah, laron, kotoran gemak/puyuh, bungkil atau pelet yang diramu dan diberi esen tertentu sih itu sudah biasa dan nggak ada asyiknya. Yang paling asyik apabila kita menggunakan umpan jenis daun-daunan. Tarikan dan rasa hentakannya sunguh luar biasa.
Daun-daunan yang paling banyak disukai oleh Tawes adalah rumput-rumputan, daun kacang panjang atau daun kacang hijau, lembayung muda, kangkung, bayam, daun rambatan, dan bisa juga menggunakan seuntai bulir padi.
tips mancing ikan tawes
Umpan Tawes Rumpu – rumputan :
Apabila kita ingin menggunakan rumput-rumputan, cari rumput panjang (teki) yang ada ditengah sawah, pilih yang lunak, dan yang paling bagus adalah rumput yang tumbuh diantara tanaman kacang tanah.
Pilih sebagian digunakan untuk Bom (rumpon pengundang gerombolan ikan Tawes), dan sebagian lainnya untuk umpan.
Cara memasang umpannya adalah:
  1. Pakai pelampung yang berbentuk panjang agar mudah dilempar,
  2. pilih senar yang lembut ukuran 10-15 lbs,
  3. Gunakan timah lempengan agar yang bisa kita tempelkan diatas rangkaian pancing.
  4. Gunakan pancing yang kecil, maksimal ukuran 4-6.
  5. Pakailah rangkaian pancing tunggal.
  6. Pasang rumput dengan cara dijepit dengan timah yang sudah kita tempelkan di senar diatas rangkaian pancing, kemudian lilit dengan sisa senar diatas pancing, dan terakhir, pancing ditancapkan di ujung rumput. Dikira-kira penempatannya, jangan terlalu keujung, tetapi juga jangan terlalu ke tengah.
  7. Setelah terangkai dengan baik, Lemparkan pancing ke arah bom.
  8. Tunggu dan sekalian berdoa yang banyak agar ikan segera memakan umpan.
Umpan Tawes : Daun-Daunan
Triknya mirip dengan menggunakan umpan tawes rumput-rumutan, tetapi pemasangan umpannya tidak serumit apabila menggunakan rumput. Cukup daunnya dikaitkan ke pancing, dan tinggal lempar ke sasaran (bom). Apabila menggunakan daun-daunan, seyogyanya rangkaian timah agak diperberat agar mudah untuk melemparkan ke sasaran.
Umpan Tawes : Padi
Kalau menggunakan umpan tawes dengan padi pemasangannya mirip dengan cara memasang umpan rumput. Keuntungannya, karena lebih berat, sehingga melemparnya menjadi lebih mudah.
Sedangkan padi yang dipilih, harusnya yang sudah berisi, tetapi tidak terlalu tua, karena mudah putus ketika akan dipasang. Pilih untaian padi yang penuh, dan tidak terlalu panjang.
Silahkan dicoba memancing tawes dengan teknik menggiurkan ini. Sekali anda merasakan sensasi ketika umpan anda dimakan tawes, dijamin akan ketagihan selamanya.

Mengingat wilayah Indonesia yang memiliki sumber air dan juga beragam jenis ikan konsumsi yang melimpah, menjadi peluang usaha di bidang perikanan di indonesia yang sangat besar. Ikan tawes adalah salah satu jenis ikan konsumsi yang sangat digemari oleh masyarakat. Pada intinya, kegiatan usaha di bidang perikanan yakni meliputi produksi, pengolahan, dan pemasaran. Di sini kita akan membicarakan tentang kegiatan yang pertama, yaitu proses produksi. Oleh sebab itu, teknik budidaya ikan tawes akan kita pelajari di sini.
panen ikan tawes konsumsi
Bagi Anda yang ingin membudidayakan ikan tawes sangatlah penting untuk memahami cara budidaya ikan ini dengan baik. Cara budidaya yang benar akan menentukan hasil panen yang kita dapatkan. Berikut ini kami akan memberikan beberapa informasi penting terkait bagaimana cara beternak ikan tawes, mulai dari proses pembenihan, pembesaran, hingga waktu panen tiba.

Proses Pembenihan Ikan Tawes

Sebetulnya kita bisa langsung membeli bibit ikan tawes yang telah siap untuk dibesarkan di kolam-kolam kita, akan tetapi bagi Anda yang ingin mempelajari cara pembenihan atau pembibitan ikan tawes, berikut informasinya. Langkah yang pertama yaitu kita mulai dengan memilih induk jantan dan betina ikan tawes yang baik. Indukan-indukan yang telah siap untuk dipijahkan yakni induk jantan yang telah berusia satu tahun dan induk betina yang telah berusia satu setengah tahun. Atau jika kita kesulitan menentukan umur ikan, maka kita bisa melihat bagian kelaminnya apakah sudah matang atau siap.
Induk-induk yang telah dipilih selanjutnya dimasukan ke dalam kolam pemijahan. Jumlah perbandingan induk jantan dan betina di dalam kolam pemijahan yaitu kurang lebih 50 ekor induk jantan dan 25 ekor induk betina. Setelah itu induk akan bertelur di sekitar kolam, kemudian telur akan menetas kira-kira setelah 3 hari kemudian. Selanjutnya anak-anak ikan tawes tetap kita pelihara di kolam tersebut hingga berusia sekitar tiga minggu.

Pengambilan Benih Ikan Tawes

Proses selanjutnya di dalam teknik beternak ikan tawes yaitu memindahkan benih yang telah siap. Setelah berumur 21 hari, benih-benih selanjutnya akan dideder di dalam kolam khusus selama sekitar 1 bulan. Pendederan dilakukan dengan menebar benih ke kolam yang telah disiapkan, dengan perbandingan jumlah kurang lebih 20 ekor per meter kubik.
Selanjutnya benih-benih tersebut bisa kita jual ataupun kita pindah ke kolam-kolam lain untuk kita besarkan sendiri. Biasanya jika benih yang didapat sangat banyak sedangkan kolam pembesaran tidak dapat menampung semuanya maka akan diambil sebagian untuk dibesarkan dan sisanya akan dijual. Itulah cara ternak ikan tawes dari sisi pembenihan. Selanjutnya akan kita lanjutkan ke proses pembesaran ikan tawes.

Pemeliharaan Ikan Tawes di Kolam Pembesaran

Benih yang sudah siap untuk dibesarkan panjang ukuran tubuhnya yaitu sekitar 5 cm sampai 8 cm. Kita bisa langsung memasukan ikan-ikan tawes yang telah siap dibesarkan dengan tingkat kepadatan kira-kira 4 ekor ikan per meter kubik. Perlu dicermati agar jumlah ikan di dalam kolam tidak terlalu padat karena akan mempengaruhi hasil panen yang akan di dapat.
Selanjutnya kita memelihara ikan dengan cara memberi pakan secara teratur maupun merawat kebersihan kolam. Kita harus selalu memastikan bahwa air di dalam kolam mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Selain itu kita juga perlu melancarkan proses sirkulasi air agar ikan tidak mudah terkena penyakit.
Pakan tambahan yang biasa diberikan untuk proses pembesaran ikan tawes sehingga memenuhi kriteria ukuran sebagai ikan konsumsi yaitu daun-daun, dedak, singkong, kangkung, dan lain-lain. Ketika memberi makan, kita akan melihat kerakusan ikan tawes yang dengan cepat akan menyambar makanan yang kita berikan. Masa panen dilakukan biasanya ketika ikan telah berumur 6 bulan.

Di alam, tawes ditemukan hidup di jaringan sungai dan anak-anak sungai, dataran banjir, hingga ke waduk-waduk. Agaknya ikan ini menyukai air yang diam menggenang. Tercatat pula migrasi ikan ini meski tidak terlampau jauh, yakni dari sungai besar ke anak-anak sungai, saluran, dan dataran banjir, khususnya di awal musim hujan. Penyebaran alaminya tercatat di Sungai Mekong, Chao Phraya, Semenanjung Malaya, Sumatera dan Jawa.
Tawes bersifat herbivora, utamanya memakan tumbuh-tumbuhan seperti Hydrilla, aneka tumbuhan air, dan daun-daunan yang terjatuh ke sungai. Meskipun demikian, tawes mau juga memangsa aneka invertebrata. Suhu air yang ideal untuk hidupnya antara 22-28 °C
Ikan ini termasuk satu dari lima jenis ikan air tawar terpenting dari pemeliharaan di Thailand . Sebagaimana ikan nila, tawes mudah dipelihara tanpa memerlukan teknik yang rumit dan mahal, menjadikannya ikan kolam yang populer di Bangladesh . Taksiran produksi ikan tawes dari pemeliharaan di wilayah Asia Tenggara dan Bangladesh adalah lebih dari 50.000 ton pada tahun 1994
Dipelihara di kolam, tawes jarang mencapai panjang tubuh melebihi 40 cm dan berat melebihi 1,5 kg. Namun terdapat rekor pancingan tawes seberat 2,8 kg di Danau Teak Tree di Thailand, dan seberat 13 kg (panjang 90 cm) di Malaysia

Masakan

Tawes adalah salah satu ikan sungai yang biasa dimakan orang di daerah Asia Tenggara daratan maupun kepulauan. Ikan tawes tergolong ikan yang digemari sebagai konsumsi ikan goreng dan lain-lain masakan.
Tawes merupakan ikan konsumsi yang penting menurut tradisi masak-memasak di Thailand, Laos, dan Kamboja. Di Laos, tawes biasa dimasak sebagai Lap Pa. Sementara di Thailand, daging tawes dimasak sebagai Pla som (ปลาส้ม, ikan asam) atau sebagai salah satu campuran Tom yam.

Pengendali gulma

Sifatnya sebagai herbivora dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan gulma air[5]. Penelitian yang dilakukan di Danau Maninjau, Sumatera Barat, mendapatkan bahwa ikan tawes dan nilem yang tidak diberi pakan secara khusus telah memakan aneka fitoplankton yang terdapat di danau, sehingga jenis-jenis ikan ini berpeluang untuk digunakan sebagai pembersih air danau.

Ikan donor

Ikan tawes juga acap digunakan sebagai donor hormon hipofisis bagi ikan-ikan yang hendak dipijahkan

Tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) adalah sejenis ikan air tawar anggota suku Cyprinidae. Ikan ini merupakan salah satu jenis yang penting dan populer dikembangkan dalam akuakultur sebagai ikan konsumsi. Secara alami tawes menyebar luas di Indocina dan kepulauan Sunda[2]. Telah dibudidayakan di kolam-kolam setidaknya semenjak abad ke-19, tawes juga diintroduksi ke pulau-pulau lain; misalnya ke Sulawesi. Sementara, menurut catatan FAO, ikan ini juga diintroduksi ke Filipina (1956) dan ke India (1972)
Nama-nama lainnya, di antaranya lawak, lalawak (Mly.); turub hawu (Sd.); dan tawes, badir (Jw.)Ada juga yang menyebutnya lampam jawa. Dalam bahasa Inggris, ikan ini dinamai Java Barb, Silver Barb, atau juga Tawes.
Tawes
Tawes, Barbonymus gonionotus, dari  Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya
Tawes, Barbonymus gonionotus,
dari Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Cypriniformes
Famili: Cyprinidae
Genus: Barbonymus
Spesies: B. gonionotus
Nama binomial
Barbonymus gonionotus
(Bleeker, 1850)
Sinonim
Barbus gonionotus Bleeker, 1850[1]
Barbus javanicus Bleeker, 1855
Barbus koilometopon Bleeker, 1857
Puntius jolamarki Smith, 1934
Puntius viehoeveri Fowler, 1943

Buat teman-teman yang hobi mancing, kali ini saya share umpan jitu untuk ikan baung.

Bahan :
1. 1 botol bekas air mineral.
2. 1 ekor ikan baung.
3. 1 butir telur busuk.
4. Kapas secukupnya.

Cara buat :
1. Potong dadu 1 ekor ikan baung.
2. Masukkan isi telur busuk dan potongan ikan kedalam botol, biarkan selama 3 hari.

Cara pakai :
1. Celupkan kapas pada campuran telur dan potongan ikan.
2. Balut mata kail dengan kapas tersebut sampai semua tertutup kapas, bau busuk berguna untuk mengundang ikan datang.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Budidaya Ikan Baung (Mystus nemurus)

Budidaya ikan baung (Mystus nemurus C.V) belum lama berkembang di Indonesia. Selain rumit juga pasarnya baru tumbuh. Rumitnya budidaya ikan baung, karena ikan ini tidak bisa memijah secara alami. Pemijahan hanya bisa dilakukan secara buatan, atau dengan istilah lain kawin suntik. Budiadaya ikan baung dilakukan dalam beberapa tahapan.
Pematangan Gonad
Pematangan gonad ikan baung dilakukan di kolam tanah. Caranya, siapkan kolam ukuran 50 m2; keringkan selama 2 – 4 hari dan perbaiki seluruh bagian kolam; isi air setinggi 50 – 70 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 300 ekor induk ukuran 0,7 – 1,0 kg; beri pakan tambahan berupa pellet khusus lele dumbo sebanyak 3 persen setiap hari. Catatan : induk jantan betina dipelihara terpisah.
Pematangan di bak
Pematangan gonad ikan baung juga bisa dilakukan di bak. Caranya, siapkan bak tembok ukuran panjang 6 m, lebar 4 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi air setinggi 80 – 100 cm dan alirkan secara kontinyu; masukan 100 ekor induk; beri pakan tambahan (pelet) sebanyak 3 persen/hari. Catatan : induk jantan dan betina dipelihara terpisah.
Seleksi
Seleksi induk ikan baung dilakukan dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Tanda induk betina yang matang gonad : perut gendut; tubuh agak kusam; gerakan lamban dan punya dua alat yang membulat, satu untuk telur satu untuk kencing dan berwarna kemerahan. Tanda induk jantan : gerakan lincah, tubuh memerah dan bercahaya; lubang kelamin kemerahan, agak membengkak dan berbintik putih.
Penyuntikan dengan ovaprim
Penyuntikan adalah kegiatan memasukan hormon perangsang ke tubuh induk betina. Hormon perangsang yang umum digunakan adalah ovaprim. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; sedot 0,3 mll ovaprim untuk setiap kilogram induk; suntikan ke dalam tubuh induk tersebut; masukan induk yang sudah disuntik ke dalam bak lain dan biarkan selama 10 jam.
Penyuntikan dengan hypopisa
Penyuntikan bisa juga dengan larutan kelenjar hypopisa ikan mas. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; siapkan 1,5 kg ikan mas ukuran 0,5 kg; potong ikan mas tersebut secara vertikal tepat di belakang tutu insang; potong bagian kepala secara horizontal tepat di bawah mata; buang bagian otak; ambil kelenjar hypopisa; masukan ke dalam gelas penggerus dan hancurkan; masukan 1 cc aquabides dan aduk hingga rata; sedot larutan hypopisa itu; suntikan ke dalam tubuh induk betina; masukan induk yang sudah disuntik ke bak lain dan biarkan selam 10 jam.
Pengambilan sperma
Setengah jam sebelum pengeluaran telur, sperma harus disiapkan. Caranya, tangkap 1 ekor induk jantan yang sudah matang kelamin; potong secara vertikal tepat di belakang tutup insang; keluarkan darahnya; gunting kulit perutnya, mulai dari anus hingga belanag tutup insang; buang organ lain dalam perut; ambil kantung sperma; bersihkan kantung sperma dengan tisu hingga kering; hancurkan kantung sperma dengan cara menggunting bagian yang paling banyak; peras spermanya agar keluar dan masukan ke dalam cangkir yang telah diisi 50 ml (setengah gelas) aquabides; aduk hingga homogen.
Pengeluaran telur
Pengeluaran telur dilakukan setelah 10 jam dari penyuntikan, namun 9 jam sebelumnya dilakukan pengecekan. Cara pengeluaran telur : siapkan 3 buah baskom plastik, sebotol Natrium chlorida (inpus), sebuah bulu ayam, kain lap dan tisu; tangkap induk dengan sekup net; keringkan tubuh induk dengan lap; bungkus induk dengan lap dan biarkan lubang telur terbuka; pegang bagian kepala oleh satu orang dan pegang bagian ekor oleh yang lainnya; pijit bagian perut ke arah lubang telur; tampung telur dalam baskom plastik; campurkan larutan sperma ke dalam telur; aduk hingga rata dengan bulu ayam; tambahkan Natrium chrorida dan aduk hingga rata; buang cairan itu agar telur-telur bersih dari darah; telur siap ditetaskan.
Penetasan di bak tembok
Penetasan telur ikan baung dilakukan dalam bak tembok. Caranya, siapkan sebuah bak tembok ukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 0,4 m; keringkan selama 2 – 4 hari; isi bak tersebut dengan air setinggi 30 cm dan biarkan alirkan air selama penetasan; pasang hapa halus yang ukurannya sama dengan bak; beri pemberat agar hapa tenggelam (misalnya kawat behel yang diberi selang atau apa saja); tebarkan telur hingga merata ke seluruh permukaan hapa; biarkan telur menetas dalam 2 – 3 hari.
Penetasan di akuarium
Penetasan telur ikan baung juga bisa dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan 20 buah akuarium ukuran panjang 80 cm, lebar 60 cm dan tinggi 40 cm; keringkan selama 2 hari; isi air setinggi 30 cm; pasang dua buah titik aerasi untuk setiap akuarium dan hidupkan selama penetasan; tebarkan tebar secara merata ke permukaan dasar akuarium; 2 – 3 hari kemudian buang sebagian airnya dan tambahkan air baru hingga mencapai ketinggian semula; beri pakan berupa naupli artemia secukupmnya; lakukan panen pada hari ke tujuh dengan menggunakan gayung plastik; larva ini siap ditebar ke kolam penederan I.
Pendederan I
Pendederan pertama ikan baung dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 500 m2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan kemalir dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 5 – 7 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 50.000 ekor larva pada pagi hari; setelah 2 hari, beri 1 – 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari; panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.
Pendederan II
Pendederan kedua juga dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 500 m2; keringkan 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan kemalir dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan tanah dasar; tebarkan 5 – 7 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 30.000 ekor benih hasil pendederan I (telah diseleksi); beri 2 – 4 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari; panen benih dilakukan setelah berumur sebulan.
Pendederan III
Pendederan ketiga dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 500 m2; keringkan 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan kemalirnya; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 2 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 20.000 ekor hasil dari pendederan II (telah diseleksi); beri 4 – 6 kg pelet kecil (khusus lele); panen benih dilakukan sebulan kemudian.
Pembesaran
Pembesaran ikan baung dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan sebuah kolam ukuran 200 m2; perbaiki seluruh bagiannya; tebarkan 4 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 – 60 cm dan rendam selama 5 hari; masukan 10.000 ekor benih hasil seleksi dari pendederan III; beri pakan 3 persen setiap hari, 3 kg di awal pemeliharaan dan bertambah terus sesuai dengan berat ikan; alirkan air secara kontinyu; lakukan panen setelah 2 bulan. Sebuah kolam dapat menghasilkan ikan konsumsi ukuran 125 gram sebanyak 400 – 500 kg.
Selamat mencoba semoga sukses

Cara Memancing Ikan Baung


Ikan Baung, merupakan ikan yang beraktivitas di malam hari, di siang hari ikan ini lebih banyak menghabiskan waktunya di lubang-lubang, di sela-sela bebatuan ataupun di bawah tumpukan kayu yang ada di sungai. Bentuk fisik ikan baung menyerupai ikan lele, perbedaan yang mencolok ada di sirip punggung, ikan baung memiliki sirip punggung yang keras dan runcing, serta warna kulit yang abu-abu kekuning-kuningan.
Sirip di kiri dan kanan ikan ini memiliki racun yang dapat menyebabkan demam bagi orang yang terkena sengatan patilnya.
Di Palembang pindang ikan baung termasuk makanan yang mahal dapat mencapai Rp 25 ribu per porsinya dan bagian kepalanya dapat mencapai Rp 50 ribu per porsinya, (potongan kecil) tapi mengingat rasa yang sedap dan ikan ini termasuk ikan yang langka harga segitu termasuk sesuai.

Untuk memancing ikan ini tentunya lebih tepat di malam hari, walaupun sesekali pernah ada ikan baung yang mau memakan umpan di siang hari.

Umpan (kocor/ kucur):
  1. Adonan/campuran air, usus ayam, telur, lemak (ayam, atau lemak daging sapi, kambing), 
  2. Masukkan campuran tadi ke dalam wadah yang bertutup, lalu pendam wadah tersebut di dalam tanah selama kurang lebih 3 hari
  3. Setelah 3 hari masukkan kapas ke dalam campuran yang telah membusuk tersebut.
  4. Saat memacing yang kita pasang di mata kail adalah kapas yang telah di rendam campuran yang membusut tersebut. 
Cara memancingnya,
  1. Cari lokasi ikan berada, seperti Lubuk (bagian sungai yang dalam dan airnya tenang)
  2. Lilitkan kapas ke mata kail seperti kita memasang lumut sebagai umpan
  3. Kita harus tahan terhadap bau umpan yang menyengat. 
  4. Lemparkan mata kail sedikit ke tepi sungai, atau di tempat yang kita perkirakan ikan berada.

Baung adalah nama segolongan ikan yang termasuk ke dalam marga Hemibagrus, suku Bagridae. Ikan yang menyebar luas di India, Cina selatan dan Asia Tenggara ini juga dikenal dengan banyak nama daerah, seperti ikan duri, baong, baon (Mly.), bawon (Btw.), senggal atau singgah (Sd.), tagih atau tageh (Jw.), niken, siken, tiken, tiken bato (Kalteng), dan lain-lain.
Baung masih sekerabat dengan lele (bangsa Siluriformes). Nama marganya, Hemibagrus, berasal dari kata bahasa Latin hemi yang berarti “setengah” atau “separuh”, dan bagrus, yang dipungut dari pelafalan Muzarab bagre atas perkataan Yunani pagros, yakni nama sejenis ikan laut (Ingg.: seabream).

Baung
Baung kuning, dari Darmaga, Bogor
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Siluriformes
Famili: Bagridae
Genus: Hemibagrus
Bleeker, 1862
Tipe spesies
Bagrus nemurus
Valenciennes, 1840
Species
Lihat pada teks.
Sinonim
  • Macropterobagrus
    Nichols, 1925
  • Brachymystus
    Fowler, 1937

Dikatakan sebelumnya bahwa sarden merupakan sebutan untuk ikan-ikan kecil di lautan. Ukuran mereka memang kecil, namun bukan berarti memiliki kandungan gizi yang kecil, mereka adalah sumber gizi yang sangat tinggi. Dengan fisikya yang kecil menambah cita rasanya dan juga alasan dari semua kandungan gizi yang ada di dagingnya.
Anda mungkin pernah mendengar tentang asam lemak omega 3 yang begitu dahsayat dalm ememrangi penyakit-penyakit kardiovaskuler, meningkatkan kecerdasan anak, dan beberpa fungsi hebat lainnya. Ikan sarden segar merupakan salah satu sumber terbaik dari zat gizi ini. Belum selesai sampai disini, satu ekor ikan sarden akan membawakan Anda seperangkat zat gizi yang akan mendukung sistem metabolisme tubuh Anda menjadi lebih baik.
Hadir dengan kalsium untuk tulang. Mereka menutrisi tulang agar lebih kuat dan tidak mudah rapuh dengan usia maupun gaya hidup yang kurang baik. Lalu fosfor yang akan mendukung pekerjaan kalsium dan juga menata pembangunan syaraf yang baik di sekujur tubuh Anda.
Protein, adalah zat gizi essensial yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membangun sel-sel yang rusak. Ikan sarden memilikinya dalam bentuk dan jumlah yang cukup besar untuk diserap tubuh manusia.
Kelengkapan vitamin yang ditawarkan seekor ikan sarden adalah vitamin D, E, Dan vitamin B12. Vitamin D adalah vitamin yang membantu tubuh dalam mengikat kalsium untuk tulang dan gigi sedangkan vitamin E adalah yang terbaik melawan radikal bebas untuk mencegah penuaan dini baik pada kulit dan jaringan lain.
Vitamin B12 berfungsi penting pada sistem kekebalan tubuh dan sistem syaraf pusat. Yang tertinggi dari ikan sarden adalah kandungan Niacin, ini lah nama lain dari vitamin B12 yang akan membantu Anda tetap bugar dan tidak mudah merasa lelah atau letih.
Anda bisa mendapatkan semua nilai gizi tersebut baik dnegan mengkonsumsi sarden dalam bentuk segar maupun sebagai ikan kalengan. Untuk ikan segar, pengolahan harus benar agar beberapa nilai gizi tidak hilang begitu saja dalam pengolahan. Sedangkan untuk ikan kaleng, Anda akan membutuhkan satu kaleng per hari untuk memenuhi semua manfaat kesehatan dari kandungan gizi sarden tersebut.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.